Bersyukur, Petani di Grobogan Mulai Panen Padi MT I

Rona kegembiraan terlihat di wajah sebagian petani yang
ada di wilayah Grobogan. Hal ini menyusul tanaman padi yang ditanam beberapa
bulan sebelumnya sudah bisa dipanen.
“Kami senang sekali karena masa panen akhirnya datang.
Kami bersyukur, kondisi tanaman tetap bagus dan tidak terserang penyakit hingga
menjelang masa panen tiba. Panen padi disini sudah mulai dua hari lalu,” kata
Sujarwo, petani di Klambu.
Para petani sebelumnya sempat khawatir ketika tanaman
padi sudah mulai menguning. Soalnya, pada saat itu banyak hujan turun disertai
angin dan dikhawatirkan akan merusak tanaman. Jika kondisi itu terjadi maka
hasil panen dipastikan tidak akan bisa maksimal.
Selain kondisi tanaman cukup bagus, harga jual gabah
hasil panen kali ini dirasa cukup baik. Dimana, harga gabah dipasaran berkisar
Rp 4.500 per kilogram.
Dari pantauan di lapangan, panen padi musim tanam I ini
memang tidak bersamaan. Areal padi yang memasuki masa panen awal berada di
wilayah Kecamatan Klambu. Sementara di daerah lainnya, masa panen kemungkinan
akan menyusul dalam waktu dekat.
Seperti di wilayah Kecamatan Godong, Penawangan,
Grobogan, Purwodadi, Toroh, dan Brati. Dari data Dinas Pertanian TPH setempat,
luas areal padi di Grobogan berkisar 125.980 hektar dengan produksi mencapai
763.446 ton pertahun. DNA