Teknologi Hidroponik untuk Kelompok Tani Grobogan

Sejumlah kelompok tani di Grobogan bakal mendapat
pengenalan masalah sistem tanam dengan metode hidroponik. Yakni, cara budidaya
menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada
pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman.
Kepala Dinas Pertanian TPH Grobogan Ir.Edhie
Sudaryanto,MM menyatakan, untuk mengenalkan pada petani, saat ini sudah
disiapkan demplot atau percontohan. Total demplot hidroponik ada 40 unit yang
tempat pembuatannya dari pipa PVC.
“Untuk sementara baru sekitar 40 unit demplot yang kita
bikin. Demplot ini nantinya akan kita distribusikan pada kelompok tani dan
kecamatan,” kata Ir.Edhie S,MM melalui Kabid Hortikultura Ir.Imam Sudigdo.MM
Dijelaskan, setelah diterima dan bisa menerapkan pola
bertanam itu, kelompok tani nantinya diminta menularkan ilmu yang didapat pada
masyarakat sekitar. Dengan demikian, mereka yang selama ini terkendala dalam
masalah lahan tetap bisa melakukan aktivitas bertanam dengan sistem hidroponik.
Soalnya, cara ini tidak membutuhkan lahan yang luas.
Kemudian, tempatnya juga tidak harus dari pipa PVC. Tetapi bisa memanfaatkan
bambu atau barang bekas lain yang ada dirumah.
“Kebanyakan sistem, hidroponik ini digunakan untuk
menanam komoditas sayuran. Dengan menanam melalui cara ini, nantinya kebutuhan
sayuran sehari-hari bisa panen sendiri, tidak perlu beli. Untuk menanam dengan
cara hidroponik ini gampang dan murah serta bisa memanfaatkan teras rumah yang
tidak terlalu luas,” imbuhnya. DNA