Antara Grobogan dan Sukun
Grobogan - Pemkab Grobogan memberikan apresiasi Sukun Spesial Baru terkait kerja sama dalam penyelenggaraan Gebyar Pasar Murah di Alun-Alun Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Minggu-Senin (23-24/3/2025) lalu.
Sebab, acara bertajuk Sareng-Sareng Belonjo itu tentu membuat warga terbantu mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama pada momentum Ramadan jelang Idulfitri seperti sekarang ini.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Grobogan Pradana Setyawan mengungkapkan, agenda pasar murah merupakan langkah nyata Pemkab untuk meringankan beban masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan bahan pokok jelang Lebaran.
"Ini menjadi upaya nyata untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, terutama di momen-momen penting seperti menjelang Lebaran," ujar sosok yang disapa Danis itu.
Danis menambahkan, kerja sama antara pemerintah dan pihak swasta seperti Sukun Spesial Baru sangat penting. Sebab, juga menjadi ajang bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) lokal untuk memasarkan produk mereka.
"Jadi Gebyar Pasar Murah tidak hanya meringan warga dengan kebutuhan pokok yang terjangkau, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan adanya UMKM," tambahnya.
Ke depan, pihaknya pun berharap ada program lain yang bisa dikerjasamakan dengan pihak swasta lagi. Tentu yang memberikan manfaat bagi pengembangan ekonomi masyarakat.
"Kami, pemerintah juga berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah," kata dia.
Gebyar Pasar Murah di Alun-Alun Purwodadi menjadi penutup rangkaian agenda pasar murah yang digelar Pemkab Grobogan di 20 titik di seluruh kecamatan di Grobogan.
Penutupan rangkaian pasar murah dilakukan oleh Bupati Grobogan Setyo Hadi dan forkompimda setempat. Dalam kesempatan itu juga turut dibagikan sembako gratis bagi warga kurang mampu.
Bupati menjelaskan, pasar murah digelar untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu. Di samping itu, juga untuk meningkatkan daya beli masyarakat miskin di bulan Ramadan dan jelang Idulfitri 1446 H.